PUSTAKA MINAHASA, 8 November 2026 — Penyelenggaraan perdana Tomohon Jazz Festival 2026 dilaporkan menarik lebih dari 7.000 pengunjung selama dua hari. Festival musik tersebut tidak hanya menghadirkan musisi nasional, tetapi juga kegiatan seni dan budaya lokal, termasuk pengenalan alat musik tradisional kolintang.
Angka kunjungan dan rangkaian kegiatan itu dilaporkan media SWA pada 3 November 2026, berdasarkan keterangan penyelenggara. Festival dilaksanakan dalam rangka peresmian Metland Marron Hotel Tomohon dengan konsep pertunjukan terbuka dan aktivitas rekreasi keluarga.
Musik modern bertemu tradisi Minahasa
Sejumlah nama musisi yang disebut dalam laporan antara lain Kahitna, Maliq & D’Essentials, Andien, Kunto Aji, Ardhito Pramono, dan Nadin Amizah. Selain konser, penyelenggaraan festival menghadirkan lokakarya kreatif dan pengenalan kolintang sebagai bagian dari pengalaman pengunjung.
Kolintang merupakan salah satu instrumen dan tradisi musikal yang terkait erat dengan identitas budaya Minahasa. Ketika kolintang memperoleh ruang dalam kegiatan musik yang menarik penonton lintas generasi, pengunjung berkesempatan mengenal warisan bunyi daerah dalam konteks pertemuan seni kontemporer.
Peluang pariwisata dan ekonomi lokal
Wahyu Sulistio, Direktur PT Metropolitan Karyadeka Tomohon, sebagaimana dikutip SWA, menyampaikan harapan agar inisiatif festival dapat menguatkan daya tarik wisata Tomohon dan membuka peluang bagi usaha serta komunitas setempat. Pernyataan itu menggambarkan tujuan penyelenggara; dampak ekonomi jangka panjangnya belum dapat disimpulkan hanya dari angka pengunjung.
Penyelenggaraan festival juga menyinggung perhatian terhadap kebersihan dan pengurangan sampah. Unsur tersebut penting untuk kegiatan yang menghadirkan ribuan orang di kawasan wisata alam, namun evaluasi terukur masih diperlukan untuk menilai hasil program secara menyeluruh.
Mengapa penting bagi pelestarian budaya?
Pertemuan musik populer dan tradisi dapat menjadi pintu masuk untuk memperluas minat publik. Agar tidak berhenti pada atraksi singkat, pengenalan kolintang idealnya dilanjutkan dengan informasi tentang cara memainkannya, para pembuat instrumen, kelompok seni, serta kesempatan belajar bersama pelaku lokal.
Berita ini mengulas pelaksanaan festival yang sudah berlangsung sebelum 8 November 2026. Jumlah lebih dari 7.000 pengunjung merupakan angka yang diberitakan berdasarkan informasi penyelenggara, bukan hasil penghitungan mandiri Pustaka Minahasa.
Sumber pemberitaan
SWA, 3 November 2026: “Metland Marron Hotel Tomohon Hadirkan Jazz Festival, Padukan Musik dan Pariwisata”. Lihat pula Mounture, 3 November 2026. Gambar unggulan berupa foto instrumen kolintang dari pustaka media situs, bukan foto konser festival.

