Adat Istiadat
Aturan hidup bersama, musyawarah, dan kebiasaan yang mengatur hubungan antarwarga di Minahasa dan Sulawesi Utara.
Sorotan
Mapalus
Kerja sama dan tolong-menolong antarwarga. Anggota kelompok bergiliran bekerja bersama, misalnya di kebun atau saat membangun rumah, untuk kepentingan setiap anggota.
Musyawarah di Watu Pinawetengan
Menurut tuturan, leluhur sembilan subetnis Minahasa berkumpul di batu ini untuk membagi wilayah dan menyelesaikan persoalan bersama. Ziarah adat digelar tiap 3 Januari dan pentas budaya tiap 7 Juli.
Palelat
Tradisi masyarakat Muslim untuk memperingati Maulid Nabi dengan menyiapkan hiasan berisi kue, hasil bumi, dan bendera.
Adat dalam kehidupan sehari-hari
Toki Pintu
Rombongan pengantin pria mengetuk pintu rumah pengantin perempuan tiga kali, dan pintu baru dibuka pada ketukan ketiga. Rangkaiannya mencakup ibadah, makan bersama, dan penyerahan antaran dalam satu hari.
Naik Rumah Baru
Syukuran ketika keluarga menempati rumah baru. Namanya berasal dari rumah panggung Minahasa yang dimasuki dengan menaiki tangga.
Walak dan subetnis
Masyarakat Minahasa terbagi dalam subetnis seperti Tombulu, Tontemboan, Tonsea, Toulour, Tonsawang, Pasan/Ratahan, Ponosakan, dan Bantik. Walak Tombulu antara lain Tonsarongsong, Tombariri, dan Tomohon.
Jelajahi OPK lainnya
Punya cerita, foto, atau dokumen tentang adat istiadat Minahasa?
Kirimkan untuk diarsipkan bersama nama narasumber dan asal kampungnya.
