Catatan gambar: Gambar unggulan berupa ilustrasi konseptual AI batu besar di lanskap hijau, bukan foto situs Batu Badaong. Lokasi dan rincian alur cerita belum dapat dipastikan berdasarkan katalog buku 2008.
Batu Badaong adalah judul yang tercatat dalam buku Cerita Rakyat Minahasa. Kisah ini layak dicari kembali tanpa mengarang alur yang belum diketahui.
Jejak dan ringkasan cerita
Katalog terbitan BPSNT Manado tahun 2008 mencantumkan Batu Badaong bersama kisah Toar–Lumimuut, Pingkan–Matindas, dan Tumatenden.
Keterangan katalog memastikan keberadaan judul dalam koleksi, tetapi belum menyediakan nama tokoh, latar, alur, atau akhir cerita. Semua unsur itu harus diperiksa dari teks lengkap.
Penelusuran selanjutnya dapat dilakukan melalui eksemplar perpustakaan, penutur tradisi lisan, dan perbandingan versi. Nama narasumber, bahasa, tempat, dan tanggal pencatatan sebaiknya disertakan.
Makna dan pembacaan budaya
Dokumentasi budaya memerlukan kejujuran sumber. Artikel ini merupakan catatan penelusuran, bukan penceritaan ulang lengkap.
Sumber dan catatan editorial
Rujukan: BPSNT Manado, Cerita Rakyat Minahasa (2008). Artikel ini merupakan pembacaan editorial atas sumber yang disebutkan; tradisi lisan dapat memiliki versi berbeda. Rincian yang tidak tersedia dalam sumber tidak direkonstruksi sebagai fakta.
Baca juga: Lima Cerita Rakyat Minahasa dalam Buku 1978.

