Lokong Banua: Legenda dari Pulau Manado Tua tentang Keberanian dan Negeri Bowontehu
Lokong Banua merupakan legenda Pulau Manado Tua dan negeri Bowontehu. Telusuri cerita, konteks budaya, serta sumber bukunya.
Artikel dan catatan redaksi Pustaka Minahasa tentang sejarah dan budaya Minahasa.
Lokong Banua merupakan legenda Pulau Manado Tua dan negeri Bowontehu. Telusuri cerita, konteks budaya, serta sumber bukunya.
Ketika nyanyian berpindah dari kebun ke panggung, kata-katanya mungkin masih akrab. Yang berubah adalah orang yang mendengar, kesempatan untuk ikut bernyanyi, dan alasan orang berkumpul. Perubahan itu membantu kita memahami perjalanan Mahzani, tradisi vokal masyarakat Tombulu yang diteliti di Woloan dan Rurukan, Kota Tomohon. Kajian etnografi Jeane Angela Manus dan rekan-rekannya menelusuri hubungan nyanyian ini …
Read more “Mahzani Minahasa, Tradisi Nyanyian Tombulu di Woloan dan Rurukan”
Serdadu Minahasa merupakan salah satu tema dalam sejarah hubungan masyarakat Minahasa dengan tentara kolonial. Di balik istilah itu terdapat pilihan pekerjaan, kedudukan sosial, dan pengalaman perang. Membacanya memerlukan perhatian pada kehidupan para prajurit sekaligus tujuan institusi tempat mereka berdinas. Serdadu Minahasa dalam Catatan Kojongian Dalam “Teken Kontrak Soldadu Minahasa”, Adrianus Kojongian menggambarkan dinas ketentaraan sebagai …
Read more “Serdadu Minahasa: Dinas Kolonial dan Jejak Keluarga”
Lotta pernah menjadi pusat pemerintahan Kakaskasen. Riwayat ini memberi sudut pandang lain terhadap sebuah tempat yang juga dikenal melalui makam Tuanku Imam Bonjol. Membaca sejarah Lotta berarti mengikuti perubahan pusat kekuasaan, jalur perjalanan, dan ingatan masyarakat Minahasa. Lotta dalam Riwayat Kakaskasen Dalam tulisan “Lotta, Dulu Ibukota Kakaskasen”, Adrianus Kojongian menjelaskan perpindahan pusat Kakaskasen melalui beberapa …
Read more “Lotta: Jejak Pusat Kakaskasen dan Makam Imam Bonjol”
Supit, Lontoh, dan Paat menempati tempat penting dalam tulisan tentang kepemimpinan Minahasa pada masa VOC. Akan tetapi, mengenal ketiganya memerlukan perhatian pada nama, pergantian pejabat, dan perubahan gelar. Tulisan Adrianus Kojongian di Jelajah Sejarah Manado menyediakan bahan untuk memulai penelusuran tersebut. Catatan redaksi: artikel ini merupakan ulasan ringkas atas bacaan terpilih. Informasi sejarah diatribusikan kepada …
Read more “Supit, Lontoh, dan Paat: Membaca Jejak Kepala Minahasa”
Sejarah Minahasa dapat ditelusuri melalui catatan pemerintahan, riwayat kampung, dan benda yang tersimpan di museum. Tiga jalur bacaan ini muncul dalam tulisan Adrianus Kojongian di blog Jelajah Sejarah Manado. Rangkuman berikut memperkenalkan beberapa tulisannya sekaligus menjelaskan hal-hal yang perlu diperiksa ketika menggunakan sumber sejarah. Catatan redaksi: tulisan ini merupakan rangkuman dan ulasan atas artikel-artikel terpilih, …
Read more “Membaca Sejarah Minahasa: Negeri, Kampung, dan Benda Budaya”
A.A. Maramis adalah tokoh Minahasa yang ikut merumuskan dasar negara dan menyiapkan Oeang Republik Indonesia (ORI). Melalui pekerjaannya sebagai Menteri Keuangan, ia membantu membangun perangkat negara yang baru merdeka: lembaga, aturan, dan mata uang sendiri. Jejaknya dapat dibaca melalui dua peristiwa penting. Namanya tercatat dalam Panitia Sembilan pada 1945, sementara tanda tangannya hadir pada ORI …
Read more “A.A. Maramis: Tokoh Minahasa di Balik Lahirnya ORI”