Tangkudung dan Katuuk: Jejak Cerita Minahasa dalam Katalog Warisan Budaya
Judul Tangkudung dan Katuuk hadir dalam katalog cerita rakyat Minahasa, tetapi rincian alurnya masih perlu ditelusuri dari naskah.
Artikel pengetahuan budaya Minahasa dan Sulawesi Utara menurut 10 Objek Pemajuan Kebudayaan.
Judul Tangkudung dan Katuuk hadir dalam katalog cerita rakyat Minahasa, tetapi rincian alurnya masih perlu ditelusuri dari naskah.
Batu Badaong adalah judul yang tercatat dalam buku Cerita Rakyat Minahasa. Kisah ini layak dicari kembali tanpa mengarang alur yang belum diketahui.
Lagu O Ina Ni Keke menyimpan percakapan sederhana ibu dan anak yang terus hidup dalam ingatan masyarakat Sulawesi Utara.
Dua gunung dalam legenda Sulawesi Utara menjadi cermin perilaku manusia terhadap alam.
Pingkan dan Matindas hadir dalam hikayat Minahasa yang menghubungkan kisah cinta, kesetiaan, dan pergolakan antarkelompok. Kisah ini memiliki sejumlah versi.
Sebuah telaga di kawasan Ratahan menjadi panggung cerita tentang dua putri kembar, persahabatan dengan makhluk hutan, dan identitas yang tersembunyi. Air Konde hidup bukan hanya sebagai nama tempat, melainkan juga sebagai ruang imajinasi masyarakat.
Dalam salah satu cerita asal-usul Ratahan, pilihan tempat bermukim tidak ditentukan hanya oleh luas tanah atau hasil kebun. Seekor ayam jantan justru menjadi penunjuk tempat yang kelak dikenang sebagai negeri tempat orang menetap.
Dua burung bersahabat, tetapi sebuah mahkota pinjaman mengubah hubungan mereka. Dari kisah sederhana ini lahir dongeng tentang kepercayaan yang dilanggar dan nama burung yang dikaitkan dengan tingkah lakunya.
Lima bersaudara yang semula hidup rukun menemukan petunjuk tentang harta karun. Sejak itulah hubungan mereka diuji oleh sesuatu yang lebih sulit daripada mencari kekayaan: menahan keinginan untuk memilikinya sendiri.
Di tepian Sungai Ranoyapo, cerita tentang Wungayou Picuan mengingatkan bahwa keberanian seorang kesatria tidak berhenti ketika lawannya kalah. Justru sesudah pertarungan, ia harus menentukan apakah kemenangan dipakai untuk membalas dendam atau membuka jalan perdamaian.